Gubernur Jateng Mendapat Penghargaan OVOP Terbaik

image

Semarang KSR.com,,Gubernur Jawa Tengah H. Bibit Waluyo terpilih sebagai Gubernur Penggiat One Village One Product (OVOP) terbaik tahun 2012 dari Kementerian Koperasi dan UKM RI. Penghargaan diberikan oleh Menteri Koperasi dan UKM RI, Dr. Syarifuddin Hasan MM, MBA pada acara Temu Nasional Pengembangan Produk Unggulan Desa dengan Pendekatan OVOP di SME Tower, Jakarta Senin (2/7).

Penghargaan diberikan karena Gubernur Jawa Tengah dinilai telah berhasil membimbing pengembangan 70 produk unggulan di Jawa Tengah. Pengembangan OVOP dilakukan dengan mengembangkan komoditas daerah yang memiliki potensi pemasaran lokal maupun internasional, serta dengan meningkatkan kualitas dan nilai tambah produk unggulan, sehingga mampu bersaing dengan produk dari daerah lain dan produk dari luar negeri.

Pengembangan OVOP di Jawa Tengah merupakan gerakan ekonomi yang merupakan penjabaran nyata dari gerakan Bali nDeso mBangun Deso. Dalam program ini, setiap Kabupaten dan Kota di Jawa Tengah diminta untuk mengembangkan 2 produk unggulan, yang merupakan produk khas dan telah dikembangkan secara turun menurun. Sebagai contoh, Kota Semarang mengembangkan batik Semarangan dan bandeng, Kabupaten Semarang mengembangkan produk agrobisnis bunga krisan dan agrowisata perikanan Kampung Rawa, sedang Kabupaten Jepara mengembangkan produk tenun troso dan kerajinan.

Dalam pengembangan OVOP, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memberikan dukungan sesuai dengan yang diusulkan oleh masyarakat. Dukungan tersebut antara lain berupa pelatihan yang bersifat teknis, peningkatan akses permodalan, pengembangan jaringan distribusi, dan bantuan promosi untuk perluasan akses pasar baik pasar lokal, nasional, maupun internasional. Pada tahun 2011, total bantuan peralatan yang diberikan mencapai Rp 14,45 miliar, sedang di tahun 2012 dana yang yang disalurkan mencapai Rp 4,16 miliar. Guna menunjang pemasaran produk OVOP, pada tahun ini juga akan dibangun billboard OVOP di 39 lokasi.

Selain itu dukungan pengembangan program OVOP dilakukan melalui pemberdayaan Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Pada tahun 2011, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyalurkan anggaran sebesar Rp 33,32 miliar untuk UMKM. Anggaran tersebut digunakan untuk fasilitasi penguatan kelembagaan Koperasi dan UMKM, pengembangan diversifikasi usaha, peningkatan daya saing, pengembangan permodalan, peningkatan produktivitas, pengembangan kemitraan dan pemasaran, serta peningkatan kualitas SDM Koperasi dan UMKM. TM.

Fri, 20 Jul 2012 @15:32