RSS Feed
Cek Nama Domain

Cek Nama Domain ?

Artikel Terbaru
Komentar Terbaru

MITRA
image

ANGKRINGAN NAMBAH TERUS SEMARANG

WELCOME

MITRA
image

Angkringan Nambah Terus 

Jl. Gajah Raya No.128c Semarang

PARIWISATA
image

GO JATENG GAYENG 2018

INFO REDAKSI
image

Pimred Koran Suara Rakyat

ANDI TRIS SN


Silahkan Hubungi Kami
Kategori
Arsip
MITRA
image

LBH LINDU AJI 

HOBY
image

Komunitas Mobil HBC

SAIKI JAM

Sejarah Lawang Sewu

image

KRS.com, Sebagaimana pembaca mungkin bertanya Tanya “makluk” apakah lawang sewu itu ?. lawang sewu adalah sebuah gedung tua peninggalan Belanda yang terletak di kota Semarang Jawa Tengah . gedung ini terletak tepat di bundaran Tugu Muda yang dahulu dikenal dengan nama Wilhelmina Plien.

Lawang sewu berasal dari dua kata bahasa jawa yaitu : Lawang yang berarti pintu dan sewu adalah gedung yang mempunyai seribu pintu. Walaupun secara kenyataan jumlah pintu yang tidak mencapai sebuah pintu yang ada tidak mencapai seribu buah ( saya tidak menghitung hehe ) tetapi karena gedung ini memiliki jumlah pintu yang banyak dan besar maka penduduk setempat memberikan nama lawang Sewu.

Dari penjelasan yang saya dapatkan dari pemandu wisata disana, lawang sewu dibangun sekitar tahun 1903 dan pada masa pemerintahan Belanda gedung berlantai dua dan mempunyai ruang bawah tanah ini berfungsi sebagai kantor dari NIS ( Nederlansch Indishe Spoorweg Naatschap ). Sisa peninggalan Belanda yang masih terlihat jelas pada lawang sewu adalah ornament khas eropa yang terdapat pada jendela besar didalam gedung.

Setelah jepang mengambil alih pemerintahan Belanda di Indonesia pada sekitar tahun 1942 , ruang bawah tanah gedung ini yang sebelumnya merupakan saluran bangunan air di “sulap” menjadi penjara bawah tanah sekaligus saluran pembungan air. Gedung ini juga menjadi saksi bisu pertempuran sengit antara Indonesia dengan penjajah jepang yang terkenal dengan pertempuraan lima hari. Sisa pertempuran ini masih terlihat dari bekas tembakan di salah satu penyangga gedung ini. Setelah kemerdekaan diraih oleh bangsa Indonesia, gedung ini dipakai sebagai kantor perusahaan kereta api Indonesia atau KAI.

 

Penjara Jongkok

Pada kesempatan ini juga saya menyempatkan diri masuk kedalam ruangan bahwa yang oleh Jepang digunakan sebagai penjara. Karena rungannya yang sangat sempit dan atapnya rendah penjara-penjara ini dinamakan sebagi penjara jongkok. Sumber cahaya yang sangat minim dan kondisi ruangan yang lembab membuat suasana di Dalam penjara jongkok ini cukup membuat merinding ulu kuduk. Pemandu wisata juga menjelaskan bahwa ruangan bawah tanah ini sering dipakai sebagi tempat eksekusi para pemuda Indonesia yang melakukan terhadap jepang dan jasad-jasad mereka dibuang ke kali yang terletak disebelah gedung ini.

 

Wisata Angker

Saa ini, lawang sewu di kenal oleh penduduk setempat sebagai  gedung yang angker dan konon sering terlihat makluk halus pada malam hari. Sudut pandang pariwisata , kesan tersebut sebenarnya merupakan peluang untuk menarik lebih banyak wisatawan baik lokal maupun asing khususnya mereka yang menyukai tantangan berbau mistis dan angker. Saya yakin apabila potensi ini dioptimalkan maka akan lebih banyak wisatawan yang akan berkunjung ke Indonesia. (Andi pcd)

Tue, 4 Sep 2012 @13:24

Copyright © 2020 PCD TECH · All Rights Reserved