RSS Feed
Cek Nama Domain

Cek Nama Domain ?

Artikel Terbaru
Komentar Terbaru

MITRA
image

ANGKRINGAN NAMBAH TERUS SEMARANG

WELCOME

PARIWISATA
image

GO JATENG GAYENG 2018

INFO REDAKSI
image

Pimred Koran Suara Rakyat

ANDI TRIS SN


Silahkan Hubungi Kami
Kategori
Arsip
Adv
image
PT ANGKASA KARYA ENERGI transporter PERTAMINA industri melayani pemesanan bio solar industri / jasa transporter ke perushaan anda .
HOBY
image

Komunitas Mobil Nyemek X Gang

MITRA
image

LBH LINDU AJI

SAIKI JAM

Refleksi visi dan misi Bank Jateng Lewat Ketoprak

image

Semarang,KSR.COM _Dengan pentas kethoprak, Bank Jateng telah menempatkan diri sebagai bank-nya masyarakat Jawa Tengah. Hal tersebut tertuang dalam sebuah pentas ketoprak yang mengambil judul ''Sumpah Amukti Palapa'' di Gedung Kesenian Narto Sabdo Kompleks Taman Budaya Raden Saleh Semarang belum lama ini.

Pentas ketoprak tersebut sebagai wujud kepedulian Bank Jateng kepada para seniman yang mengabdikan dirinya pada kesenian ketoprak, sekaligus dalam rangkaian memperingati Ulang Tahun Bank Jateng ke-49.

Dengan setting Kerajaan Majapahit yang kala itu tengah dilanda Pemberontakan Sadheng. Pentas Ketoprak ini dimainkan oleh sejumlah pejabat Bank Jateng dengan didukung Seniman Generasi Muda Ngesti Pandowo.

Pada pentas ini Direktur Utama Bank Jateng Hariyono berperan sebagai Patih Arya Tadah, sedangkan Raden Aditya Warman diperankan Oleh Direktur Umum Basuki Tri Hartono. Sementara Maha Patih Gajah Mada diperankan Direktur Operasional Bambang Widyanto.

Gelak tawa pengunjung meladak memenuhi aula dimana pentas berlangsung. Mereka tertawa karena menyaksikan aksi pelawak Mamiek dkk. Bukan itu saja, Gubernur dan Sekda serta sejumlah pejabat teras Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang turut menonton pagelaran ketoprak harus menahan tawa akibat beberapa pemeran lupa dialog dan sering salah ucap.

Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo mengapresiasi kepedulian Bank Jateng melalui pentas ketoprak. Dia menyatakan bahwa pentas itu menjadi bukti bahwa Bank Jateng mampu menempatkan diri sebagai bank-nya masyarakat Jawa Tengah.

 

Dirut Bank Jateng Hariyono berharap agar substansi cerita dalam lakon ketoprak itu dapat menjadi refleksi visi dan misi Bank Jateng serta implementasi BPD Regional Champion yang dicanangkan BPD seluruh Indonesia pada 2011, yaitu BPD menuju bank unggulan di daerah sendiri pada 2014.

Dikisahkan bahwa suasana mencekam menyelimuti Majapahit. Para petinggi kerajaan itu dibingungkan oleh aksi pemberontakan Keta dan Sadeng, ditambah keinginan Patih Aryatadah alias Mpu Krewes mengundurkan diri.

Setelah Aryatadah benar-benar melepas jabatan, Gajah Mada pun ditunjuk sebagai pengganti. Dia langsung diberi tugas memimpin penyerbuan ke Sadeng. Lewat perang besar yang dikenal dengan nama Perang Brubuh, Keta dan Sadeng pun akhirnya dapat ditaklukkan.

Meski Majapahit menang, masih ada masalah, yakni perselisihan antara Patih Gajahmada dan Senopati Ra Kembar. Ra Kembar tidak terima dengan pengangkatan Gajah Mada sebagai patih. Namun perselisihan berakhir setelah Ratu Tribuana Tunggadewi menetapkan pengunduran diri Patih Aryatadah dan mengukuhkan Gajah Mada sebagai Patih Majapahit.

Setelah dinobatkan sebagai patih, Gajah Mada bersumpah tidak akan memakan buah palapa sebelum berhasil menyatukan Nusantara. Sumpah Gajah Mada atau Amukti Palapa pun dikenal hingga sekarang.**ANDY

Mon, 7 May 2012 @10:09

Copyright © 2019 PCD TECH · All Rights Reserved