RSS Feed
Cek Nama Domain

Cek Nama Domain ?

Artikel Terbaru
Komentar Terbaru

WELCOME

PARIWISATA
image

GO JATENG 2013

INFO REDAKSI
image

Pimred Koran Suara Rakyat

ANDI TRIS SN


Silahkan Hubungi Kami
Kategori
Arsip
MITRA
image

LBH LINDU AJI

SAIKI JAM

HOBBY

SINGOTORO JEEP CLUB

Satpol PP Ancam Wartawan, Terkait Pemberitaan Dugaan Perselingkuhan Wali Kota

Semarang , Suara Rakyat – dampak soal pemberitahuan penderitaan yang ditulis oleh salah satu media mingguan local semarang yang berjudul : Dugaan Soemarmo pernah digrebeg atas perselingkuhan dengan stafnya . Bahkan Wali Kota Semarang H.Soemarmo mempunyai kisah yang sangat memilukan tepatnya sekitar 25 Agustus 2012, kasus yang menimpa wali kota semarang ini diduga melakukan perselingkuhan dengan salah seorang stafnya yaitu Dwi Arri Handayani atau sering disapa wiwik, yang beralamat di jalan Sendangguwo Baru IV Semarang.

 “ Dan diduga jabatan yang diemban wiwik sekarang adalah ada kaitannya terkait hubungan mesra ,”kata beberapa sumber di PNS Kota Semarang yang tidak mau disebut namanya.

 Dalam pemberitaan ini, menurut wartawan salah satu mingguan local tersebut,sudah di konfirmasikan kepada yang bersangkutan pernah menghadap langsung, namun ada beberapa Satpol PP kota semarang bertekat membuntuti wartawan saat menyebarkan dan menyetor Koran keseluruh agen yang berada di kota semarang. Bahkan pada waktu yang bersamaan ketika wartawan tersebut sedang berada di SPBU bundaran Kalibanteng Semarang, sempat dipepet oleh  tiga orang tak di kenal dengan pakaian preman dan kemudian menggedor- nggedor mobil sambil mengucapkan kata-kata “ mengancam dan membunuh .“ Dan dengan arogannya sambil mengatakan bahwa dirinya mengaku atas suruhan Walikota dan Kasat.Pol PP Kota Semarang.  “ Sangat keterlaluan sekali , teror ini juga sempat ke keluarga wartawan tersebut juga meneror dengan mendatangi rumahnya.  Hal ini mengakibatkan istri dan anak-anaknya ketakutan,”katanya.

 Bahkan Walikota Semarang saat dihubungi melalui selulernya beberapa kali tidak aktif,begitu juga saat di SMStidak pernah dibalas. Hal ini menimbulkan kemarahan sejumlah wartawan mingguan local maupun Jakarta mendatangi kantor Satpol PP untuk meminta klarifikasi kebenaran atas perkataan ketiga orang tersebut yang mengaku suruhan Walikota dam Satpol PP untuk menegor dan mengancam . Perihal ini dibenarkan oleh Kasat Pol PP Gurun dan Amoy.

 Atas adanya kejadian tersebut  langsung disikapi oleh Ketua DPDP LWI Jawa Tengah Ahmad Salim SE dan kemudian menindaklanjuti permasalahan tersebut. Puluhan wartawan mingguan local maupun Jakarta langsung mendatangi kantor Satpol PP Kota Semarang .Kasat Pol PP Gurun  didampingi Stafnya Amoy saat dikonfirmasi membenarkan bahwa ketiga orang tersebut adalah anak buahnya yang bertugas sebagai Intel. Namun Gurun tidak menyuruh untuk membuntuti , mengancam ataupun meneror, “Mungkin itu kesalahan manusiawi, mungkin masih kesal habis panas-panasan serta lapar bisa saja hal it terjadi, sekali lagi bahwa saya tidak pernah menyuruh,”tegasnya.**TIM  

Tue, 6 Mar 2012 @10:52

Copyright © 2017 PCD TECH · All Rights Reserved