RSS Feed
Cek Nama Domain

Cek Nama Domain ?

Artikel Terbaru
Komentar Terbaru

WELCOME

PARIWISATA
image

GO JATENG 2013

INFO REDAKSI
image

Pimred Koran Suara Rakyat

ANDI TRIS SN


Silahkan Hubungi Kami
Kategori
Arsip
MITRA
image

LBH LINDU AJI

SAIKI JAM

HOBBY

SINGOTORO JEEP CLUB

Warga Cebolok 1 Menolak Keberadaan Tower

image

 

SEMARANG,KSR.COM _ Warga cebolok 1 RT.01/01 Kel.Sambirejo Kec.Gayamsari resah karena keberadaan tower telekomunikasi milik PT.Protelindo yang telah habis masa kontraknya sejak 20 Mei 2016 lalu tak kunjung ada kepastian dari pihak terkait.

Padahal menurut ketua RT setempat Mukafiyan pihak warga telah melayangkan surat aduan ke instansi terkait seperti Satpol PP,Walikota Semarang, DPRD Kota Semarang,Polrestabes, Polsek Gayamsari, Dandim,BPPT,DTKP,Dishubkominfo,Bag.Hukum Pemkot,Camat dan Kelurahan setempat  per tanggal 02 Juni 2016 dengan harapan, segera ada tindakan seperti penyegelan atau pemutusan aliran listrik bahkan pembongkaran.

Pasalnya tanpa persertujuan warga radius yang berjumlah sekitar 25 kepala keluarga, pemilik lahan dan PT.Protelindo telah melakukan perpanjangan kontrak secara sembunyi-sembunyi. “ warga tak diajak bicara sedikitpun, tahu-tahu mereka telah memperpanjang kontrak tower, padahal sebelumnya pemilik lahan telah mengetahui jika warga menolak perpanjangan tower itu”, ungkap seorang warga radius yang enggan disebut namanya.

Menurutnya, setelah warga menyuarakan penolakan perpanjangan tower, mereka (pemilik lahan dan PT.Protelindo_red) mulai menawarkan sejumlah dana, namun warga tetap menolak dan sepakat yakni hanya ingin tower itu segera dibongkar.

Keberatan warga bukan tanpa alasan, karena tower tersebut yang telah berdiri 10 tahun dikampung mereka sewaktu-waktu membahayakan keselamatan jiwa mereka.warga yang berada disekitar tower sangat resah dan takut, terutama saat ada hujan deras disertai angin tower tersebut seperti meneror keselamatan jiwa warga.

“Jika hujan turun dan angin kencang saya tidak bisa tidur mas, karena takut tower ambruk. Belum lagi jika listrik padam dan ada mobil genset yang mengeluarkan suara bising juga sangat mengganggu kami”, keluh ponimin.

Karena tiga bulan sejak surat pengaduan yang di kirim kurang ada respon, perwakilan warga yang berjumlah 9 orang mencoba mendatangi Satpol PP pada Jum’at pagi tanggal 16/09/2016 untuk meminta penjelasan terkait pengaduan mereka.

Ditemui oleh Ka Bidang Penegakan Perundang Undangan Daerah (PPUD) Aniceto Magno Da Silva yang biasa di sapa Amoy yang didampingi beberapa petugas satpol pp menemui perwakilan warga cebolok 1 dan menjelaskan apa yang dikeluhkan oleh warga.

Menurut perwakilan Satpol PP Kota Semarang yang menemui perwakilan warga, pihaknya telah memanggil  pemilik tower yang dalam surat aduan tertulis PT.Hutchison Cp Telecommunications ternyata telah di beli oleh PT.Protelindo. “Kita sudah tangani pengaduan bapak-bapak, kita lagi kumpulkan data mengenai perijinan mereka dan pelajari permasalahan ini. Karena kita bekerja harus sesuai prosedur pak, tidak boleh sembarangan”, terang seorang  petugas.

Ditambahkannya, pihak satpol pp minggu depan akan bertindak dengan menyegel dan matikan listrik untuk sementara ini. “Kita tunjukkan ke bapak-bapak jika kita ini sudah bekerja dan minggu depan kita akan lakukan penyegelan dan mematikan aliran listrik. perangkat seperti panel-panel juga akan kita bawa”, tegas petugas satpol pp yang berkaca mata ini.

Mendengar janji petugas satpol pp yang akan segera menyegel dan mematikan aliran listrik tower tersebut, tentu membuat warga yang hadir dalam pertemuan itu sedikit lega. “Kita tunggu saja hari kamis, katanya pihak satpol pp akan menyegel dan mematikan listrik. semoga saja benar”, ungkap Djatmiko. **VIN

Sun, 18 Sep 2016 @19:38

Copyright © 2017 PCD TECH · All Rights Reserved