RSS Feed
Cek Nama Domain

Cek Nama Domain ?

Artikel Terbaru
Komentar Terbaru

WELCOME

PARIWISATA
image

GO JATENG 2013

INFO REDAKSI
image

Pimred Koran Suara Rakyat

ANDI TRIS SN


Silahkan Hubungi Kami
Kategori
Arsip
MITRA
image

LBH LINDU AJI

SAIKI JAM

HOBBY

SINGOTORO JEEP CLUB

Perlu Kita Waspadai, Narkoba Bisa Menyelusup Di Istana.

image

Jakarta, KSR.COM –  Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mengimbau  perlu kita waspadai penyebaran narkoba di lingkungan institusi TNI, khususnya prajurit yang bertugas di Istana Negara, yakni Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).

Narkoba adalah jaringan bisnis besar internasional dimana cenderung mayoritas  diperebutkan orang  jelas hal yang terlarang ini. Bisnis haram itu pada umumnya sebagian banyak menggunakan modus terjalin dekat  dengan aparat.

”Bisnis narkoba haram. Selalu ada pendekatan dengan aparatur keamanan, apalagi aparatur yang sangat dekat dengan Presiden harus disingkirkan,” ujar Gatot usai sertijab Komandan Paspampres di Mako Paspampres, Jakarta, Rabu (25/5).

Gatot menegaskan, pihaknya tidak akan memberikan toleransi terhadap prajurit yang terlibat narkoba. Oleh karena itu, dirinya memerintahkan agar TNI selalu berbenah di internal institusi.

”Bukan hanya Paspampres, banyak satuan TNI terlibat narkoba. Saya sendiri memerintahkan pembersihan ke dalam, jangan malu-malu,” kata Gatot menegaskan.

Gatot Nurmantyo memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) Komandan Pasukan Pengamanan Presiden dari Mayor Jenderal TNI Andika Perkasa kepada Brigjen TNI Marinir Bambang Suswantono. Serah terima jabatan itu ditandai dengan penyematan tanda jabatan oleh Panglima TNI dan serah terima tongkat komando dari Andika kepada Bambang, dilanjutkan dengan penyerahan pataka yang dilanjutkan dengan penandatanganan surat serah terima jabatan. Andika akan memangku jabatan baru sebagai Panglima Kodam XII Tanjung Pura.

Gatot menekankan, tugas pokok Paspampres sebagai tugas negara dengan slogan Setia Waspada. Tugas pokoknya menjaga keamanan Presiden RI dan Wakil Presiden RI beserta keselamatan keluarganya.

”Ini tugas mulia, tugas undang-undang. Presiden dan wakil presiden adalah simbol negara, menghormatinya sama dengan menghormati bendera Merah Putih,” kata Gatot.

Dia menegaskan, presiden adalah kepala negara yang harus dipastikan keamanannya. Menjaga simbol negara adalah tugas khusus Paspampres dan memiliki tantangan tersendiri.

”Ingat bahwa kita ini adalah prajurit yang bertugas dan bertanggung jawab untuk menjaga simbol negara. Maka harus waspada dan lipat gandakan profesionalitas. Setia Waspada, moto ini harus tertanam dalam sanubari dan diaktualisasi dalam bertugas,” ujarnya menambahkan.

awal perang melawan narkoba, Gatot mengaku sudah sering mengingatkan agar prajurit TNI jangan sekali-kali melibatkan diri dalam narkoba.

”Pada tahun 2015 lalu, saya telah memberi arahan kepada para pangkotama dan komandan satuan untuk melakukan pembersihan narkoba dalam satuannya masing-masing. TNI telah melaksanakan tes urine secara mendadak di perumahan-perumahan prajurit, namun masih saja ditemukan prajurit yang positif menggunakan narkoba,” tandasnya.

Bagi komandan satuan yang telah berhasil mengungkap terkait narkoba, Gatot menilainya sebagai prestasi. (Roy)

Thu, 26 May 2016 @22:00


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Kode Rahasia
Masukkan hasil penjumlahan dari 2+5+9

Copyright © 2017 PCD TECH · All Rights Reserved