RSS Feed
Cek Nama Domain

Cek Nama Domain ?

Artikel Terbaru
Komentar Terbaru

WELCOME

PARIWISATA
image

GO JATENG 2013

INFO REDAKSI
image

Pimred Koran Suara Rakyat

ANDI TRIS SN


Silahkan Hubungi Kami
Kategori
Arsip
MITRA
image

LBH LINDU AJI

SAIKI JAM

HOBBY

SINGOTORO JEEP CLUB

Terkait OTT Damayanti WP, Aktivis Aksi Desak KPK Periksa Politisi Gerindra

image

JAKARTA,KSR.COM_Terkait Kasus Korupsi yang melibatkan Politisi PDIP Damayanti Wisnu Putranti (Anggota DPR-RI Komisi V Fraksi PDIP), Aktivis AKSI (Anti Korupsi Indonesia) mendesak KPK untuk Periksa Politisi Partai GERINDRA Andi Iwan Darmawan Aras (Anggota DPR-RI Komisi V/Anggota Badan Anggaran Fraksi GERINDRA) di sinyalir kuat juga terlibat sejumlah kasus jual beli anggaran Proyek di DPR-RI untuk wilayah Indonesia Timur.

Ini terkait OTT yang di lakukan KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) atas saudari Damayanti Wisnu Putranti beberapa waktu lalu.  Kami juga mendesak agar KPK tidak tebang pilih untuk terus memburu dan menelisik sejumlah anggota DPR-RI lain yang terlibat.

Sebuat saja nama yang kami sebutkan di atas di sinyalir kuat, saudara Andi Iwan Darmawan Aras kuat bermain menjadi maker dan juga terlibat dalam kasus yang menjerat Damayanti, mungkin ada yang berpikir subjektif kenapa kami keras menyebut saudara Andi Iwan Darmawan Aras.

Kami ingin menyampaikan kepada rakyat bahwa memang prilaku korupsi kecenderungannya di lakukan oleh partai berkuasa di pemerintahan, sebut saja Partai PDIP, tetapi ternyata prilaku tersebut memang juga di lakukan oleh pihak oposisi sebut saja partai GERINDRA.

Walau kami tidak menjustice partainya tetap mensinyalir/dugaan terhadap oknum anggota partai tersebut, apa maksudnya? bahwa memang prilaku kotor korupsi juga di lakukan secara berjamaah walau sekalipun partai OPOSISI, artinya memang penyakit sejumlah pejabat negara dan partai politik di republik ini sedemikian sistemiknya.

Sehingga walau tidak berkuasa sekalipun partai yang menjadi motor OPOSISI seperti Partai GERINDRA (oknum anggotanya) juga turut menikmati dan melakukan korupsi. Hal menandakan sedemikian hancur dan bobroknya moral politisi kita di partai manapun bukan saja di PDIP atau Gerindra tetapi mungkin seluruh partai politik.

Bukti terpampang nyata bahwa ada anggota DPR juga dari partai Golkar, PKS dan lain-lain turut di geledah menandakan bahwa prilaku korupsi tidak memandang oposisi atau pendukung pemerintahan tetapi dimana bisa merampok uang rakyat bersama tetap di lakukan oleh sejumlah polikus senayan, Walau itu tidak semua tetapi oknum anggota partainya, dalam hal kami tidak menjustice tetapi mensinyalir.

Selanjutnya kami ingin menyampaikan bahwa kami dari aktivis anti korupsi indonesia (AKSI), mensinyalir kuat dugaan keterlibatan kuat saudara Andi Iwan Darmawan Aras terlibat kuat dalam kasus saudari damayanti, berdasarkan dari sejumlah data dan fakta hasil investigasi kami langsung juga sumber jejaring kami di daerah.

Sebut saja beberapa proyek yang ada di Indonesia Timur seperti yang ada di Sulawesi, seperti beberapa proyek yang ada di kabupaten/kota di propinsi Sulawesi Barat dan Sulawesi Selatan, contoh proyek infrastruktur di kabupaten Wajo, Sidrap, Pinrang, Gowa, Takalar, Jeneponto Propinsi Sulawesi Selatan.

Proyek Pelabuhan di Kabupaten Sinjai Sulawesi Selatan, Proyek Jalan dan jembatan di kabupaten Mamuju, Polmas, Mamasa di Propinsi Sulawesi Barat, tak hanya itu juga beberapa proyek pelabuhan di gorontalo dan sulawesi utara, serta beberapa kabupaten di Kalimantan.

Mungkin kami tidak dapat beberkan satu persatu tetapi dalam waktu dekat kami akan menyerahkan secara resmi data-data tersebut ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), bukti dan tindakan nyata kami bahwa setiap tindakan yang namanya korupsi tidak boleh di biarkan tetapi secara kolektif dan bersama kita harus lawan.

Kami tidak memilih apakah itu yang bersebrangan dengan pemerintahan ataupun yang koalisi dengan pemerintahan sekalipun, karena kami tidak dalam posisi manapun, kebenaran harus di tegakkan, korupsi harus di berantas, kami anak bangsa yang cinta dengan republik ini.

Sudah saatnya prilaku korupsi di berangus habis tanpa memandang itu siapapun, atau dari kelompok manapun sebab semua sama saja, sama-sama merampok uang negara dan menyengsarakan rakyat, lebih lanjut kami terangkan Saudara Andi Iwan Darmawan Aras kami sinyalir kuat menjadi cukong/makelar anggaran di DPR-RI apa lagi memang posisinya juga anggota badan anggaran DPR-RI, juga anggota Komisi V seperti saudari Dmayanti.

Dugaan kami keterlibatan Saudara Andi Iwan Darmawan Aras sangat kuat, kami justru kami sanksi jika dia tidak terlibat, dan bohong besar jika tidak mengerti mengenai pengurusan perkara terkait proyek jalan di Pulau Seram Provinsi Maluku itu.

 Karena kami tahu dia (Iwan Darmawan Aras) banyak mengurus proyek di kawasan Indonesia Timur. juga bersama 24 anggota DPR lainnya secara berjamaah yang saat ini terus di selidiki oleh KPK, Kami mendukung penuh KPK membongkar kasus ini, untuk menyeret semua anggota DPR yang terlibat tidak saja hanya Damayanti seorang.

Tetapi seluruhnya yang terlibat. Serta kami mengingatkan KPK untuk tidak main-main dan tebang pilih terkait kasus ini. kelompok manapun, partai apapun, siapapun? Kami menuntut kinerja komisioner KPK yang baru saat ini, apa lagi ini adalah kasus perdana pasca demisonernya komisoner KPK yang lalu, saatnya anda yang di percayakan duduk menjadi komisoner untuk membuktikan janji dan kinerja anda?

Disini juga kami ingin sampaikan, sekedar informasi tambahan saat beberapa waktu lalu kami duduk berdiskusi dengan rekan separtai saudara Andi Iwan Darmawan Aras, yaitu politisi partai Gerindra Juga saudara Kamrussamad seorang politis dan aktivis juga,Salah satu aktivis IPW (Indonesian Police Watch) juga senior kami juga dulu sewaktu di HMI (Himpunan Mahasiswa Islam).

Untuk terus mengawal dan menginvestigasi kasus yang menjerat Damayanti, kami sangat senang sebab justru beliau yang rekan separtai dengan Andi Iwan Darmawan Aras banyak membeberkan bahwa memang proyek-proyek APBN dari Komisi V dan Badan Anggaran DPR-RI yang masuk ke Sulawesi Selatan banyak di urus oleh saudara Andi Iwan Darmawan Aras.

Selanjutnya beliau menyampaikan adinda silahkan turun lapangan investigasi sendiri, dan begitu kami kros cek langsung di lapangan, benar memang demikian. apa lagi selain data-data yang kami dapatkan langsung di perkuat beberapa keterangan Kontraktor di Sulawesi Selatan yang sempat kami rekam bahwa mereka memang sudah menjadi langganan belanja anggaran kepada saudara Iwan Darmawan Aras.

Ini memperkuat hasil investigasi kami, jika rekan separtainya saja dengan lugas menyatakan hal yang sama. Kami siap membantu serta mendorong Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan tambahan data kami yang melibatkan kuat saudara Iwan Darmawan Aras terus mengembangkan penyidikan kasus suap infrastruktur proyek jalan di Maluku yang menjerat anggota Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Damayanti Wisnu Putranti.

Sebab Dalam pemeriksaan dengan penyidik KPK, penyuap Damayanti, yang merupakan Direktur Utama PT Windhu Tunggal Utama Abdul Khoir, keyika ditanya tentang 24 anggota Komisi V yang membidangi infrastruktur tersebut, kuasa hukum dari Direktur Utama PT. Windu Tunggal Utama Abdul Khoir. mengatakan "Saya dengar ada 24 orang, ada nama-namanya, yang terima duit juga," kata kuasa hukum Abdul Khoir, Haeruddin Massaro,SH Rabu, 27 Januari 2016 yang lalu. Adapun jumlah anggota Komisi V sebanyak 54 orang.

KPK wajib membongkar semua yang terlibat dalam kasus ini, tentu dengan prosedur hukum yang berlaku bukan asal mentersangkakan, tetapi dengan bukti dan fakta hukum, asas praduga tak bersalah juga harus di junjung tinggi dalam pemberantasan korupsi.

Kami dengan tegas menyatakan sikap untuk siap mengawal kasus ini, mendesak KPK untuk tidak main-main dalam kasus ini, kami siap membantu bekerja sama dengan KPK untuk membongkar kasus ini, kejahatan Korupsi adalah kejahatan sistemik di republik ini yang kian merajalela, tanggungjawab akan membasmi korupsi adalah tanggung kita semua, termaksud element aktivis dan teman-teman jurnalis media untuk terus memantau akan kasus ini. agar para tikus dan perampok uang negara di republik ini secepatnya di tangkap dan di penjarakan, Terimah Kasih, Salam Perjuangan, Salam Anti Korupsi.**HENDRAWAN

Tue, 9 Feb 2016 @13:12

Copyright © 2017 PCD TECH · All Rights Reserved