RSS Feed
Cek Nama Domain

Cek Nama Domain ?

Artikel Terbaru
Komentar Terbaru

WELCOME

PARIWISATA
image

GO JATENG 2013

INFO REDAKSI
image

Pimred Koran Suara Rakyat

ANDI TRIS SN


Silahkan Hubungi Kami
Kategori
Arsip
MITRA
image

LBH LINDU AJI

SAIKI JAM

HOBBY

SINGOTORO JEEP CLUB

Dana Bantuan Pendidikan Diduga Dikorupsi

image

SEMARANG,KSR.COM _Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah Penny Dyah P diduga korupsi dana hibah pendidikan tahun anggaran 2012. Ketua Umum LSM Bina Masyarakat Sejahtera, Sukadi Suratman,SH mengatakan, Penny pada tahun 2012 menyalurkan dana Aspirasi bantuan pendidikan untuk TK dan PAUD di eks Karesidenan Kedu.

Bantuan Dana hibah dari Pemrov Jateng tersebut disalurkan Penny pada 369TK/PAUD di lima Kabupaten/kota, Yakni Kota Magelang , Kabupaten Magelang, Purworejo , Temanggung dan Wonosobo.menurutnya , dalam pengadaan barang dalam bentuk edukatif , Penny menunjuk Miftah untuk membuat peralatan permainan dan mnelaksanakan proyek itu untuk seluruh TK/PAUD di 369 tempat.

“Adapun nilai setiap proyek TK/PAUD berpariasi. Ada yang mendapat bantuan Rp.10 juta dan sebagian lagi Rp.25 juta”, tegasnya.  Dalam setiap proyek yang nilainya Rp.10 jhuta Penny diduga menerima fee sebesar Rp.2,5 juta .

Sukadi menambahkan untuk mengurus proyek Miftah yang dipercaya Penny melaksanakan proyek tersebut.”Hasil klarifikasi yang kami lakukan, Miftahmenjelaskan dia disuruh Penny membuat dan mengantarkan barang ke tempat alamat TK/PAUD sekaligus menagihnya”, paparnya.

Menurut Miftah, b ahwa setiap tagihan Rp.10 juta dia hanya mendapat Rp.7,5 juta. Sementara Rp.2,5 juta diminta oleh Penny Dyah P anggota  DPRD dari PDIP , ujar Sukadi menyampaikan keterangan Miftah.

  LPJ Fiktif

Sukadi menambahkan, bahwa kwitansi dan Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) bantuan Alat Permainan Edukatif (APE) diduga fiktif, karena LPJnya tidak dibuat oleh masing-masing lembaga atau TK/PAUD penerima bantuan hibah, namun yang membuat kwitansi Muhsinin.

Sedangkan  yang membuat LPJ diserahkan kepada Tari seorang guru TK di Grabag Kabupaten Magelang.”Masalah ini juga telah kami laporkan kepada Gubernur Jateng, Ketua DPRD Jateng, Serta BPK Jateng “, tegas Sukadi.

Menanggapi kasus dugaan korupsi dana  Aspirasi Bantuan Pendidikan yang diduga melilitnya, Politikus  PDIP Penny Dyah P dari dapil 6 ini mengatakan , bahwa hal tersebut tidak benar, ujarnya saat dikonfirmasi KSR di ruang kerjanya baru-baru ini.

“Saya tidak ada menerima fee dari proyek tersebut”, kata Penny. Menurutnya kalau ada persoalan seperti itu dirinya mengaku malah merasa sakit hati.”Sesudah saya jadi DPRD gajinya sudah lumayan, masa saya kok ngono”, ungkapnya.

Kalau ada orang yang menitipkan proposal datang ke rumah saya saja, saya tolak, katanya. Menyangkut bantuan pendidikan tersebut dapat diperiksa  pada komisi maupun pada Dinas Pendidikan Jateng, Imbuhnya.

Bagaimana tanggapan BPK Jateng dan Ketua DPRD Jawa Tengah Rukma Setya Budi serta Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dengan slogannya "Mboten Ngapusi Mboten Ngapusi", ikuti berita selanjutnya di media ini yang akan dikupas tuntas.**TIM

 

Tue, 2 Jun 2015 @13:48

Copyright © 2017 PCD TECH · All Rights Reserved