RSS Feed
Cek Nama Domain

Cek Nama Domain ?

Artikel Terbaru
Komentar Terbaru

WELCOME

PARIWISATA
image

GO JATENG 2013

INFO REDAKSI
image

Pimred Koran Suara Rakyat

ANDI TRIS SN


Silahkan Hubungi Kami
Kategori
Arsip
MITRA
image

LBH LINDU AJI

SAIKI JAM

HOBBY

SINGOTORO JEEP CLUB

Lelang Tebu Disbun, Kalau Bisa Sekali Mengapa Dua Kali Lelang

image

SEMARANG,KSR.COM _Jalannya proses lelang pengadaan benih Tebu Pola II Tahap II di Kabupaten Pati tahun anggaran 2013 mengundang penasaran sebagain masyarakat terutama penggiat pemberantasan korupsi,  apalagi lelang berjalan sampai dua kali lelang. Pada lelang tahap pertama PT.Indonesia Teknologi Multi adalah calon pemenang bersama PT. Putra Pribumi Nusantara.
    PT. Indonesia Teknologi Multi selaku pemenang pertama dengan penawaran harga Rp.16. 654.592.000 sedangkan pemenang kedua PT. Putra Pribumi Nusantara dengan harga penawaran Rp.13.035.520.000. tetapi yang menjadi tanda tanya adalah setelah keduanya dinyatakan menang dalam tender tersebut, keduanya dinyatakan masuk dalam daftar hitam. Bahkan dari data yang SR peroleh, rekanan Disbun yang mengikuti lelang hapir 50 persen pesertanya bermasalah karna masuk daftar black list.
    Inilah yang memunculkan anggapan bahwa lelang di Disbun Jawa Tengah ini ada unsur KKN. Itu karena beberapa elemen masyarakat mempertanyakan rekanan yang telah masuk black list dinas kenapa bisa diloloskan bahkan sempat menjadi pemenang lelang, “atau ini hanyalah sebuah skenario untuk memenangkan rekanan tertentu ” ungkap rekan LSM yang enggan disebut namanya.
    Atas dasar temuan tersebut, wartawan SR mencoba mengkonfirmasi / klarifikasi pada Ka Dinas Perkebunan Jateng Tegoeh Wynarno, lewat pesan singkatnya namun tidak dibalas. Kemudian SR mencoba konfirmasi pada ketua Panitia lelang Mulyono yang didampingi Supri, Bayu dan satu anggota panitia lelang.
    Dan dijawab pertanyaaan yang diajukan SR tersebut lewat slide power point, yang didalamnya terdapat anjuran untuk SR bisa mengkonfirmasi kepada LSM yang sebelumnya telah diberi jawab oleh Disbun secara langsung dan tertulis.
    Ini yang lebih aneh kenapa bukan Kepala Dinas atau Pihak Panitia lelang Disbun yang memberi keterangan secara rinci tentang proses lelang itu malah menganjurkan Konfirmasi kepada 3 LSM yang terlampir dalam Slide.
    Dalam Slide tersebut menerangkan pada lelang di mana PT.Indonesia Teknologi Multi sebagai pemanangnya, CV. Intraco Pratama tidak terdaftar dalam peserta lelang. Tetapi, pada lelang kedua saat PT.Putera Pribumi Nusantara menjadi pemenang lelang CV.Intraco Pratama baru terdaftar sebagai peserta lelang.
    Seharusnya lelang cukup berjalan satu kali, karena pada saat pemenang lelang pertama tidak layak, maka pemenang kedua atau seterusnya yang akan menggantikan dari pemenang pertama yang gugur.
    Karena itulah lelang kedua yang dilakukan oleh Disbun Jateng tersebut patut di duga terjadinya “kongkalikong” antara rekanan dan pemberi tender. **Andi

Mon, 24 Mar 2014 @19:38

Copyright © 2017 PCD TECH · All Rights Reserved