RSS Feed
Cek Nama Domain

Cek Nama Domain ?

Artikel Terbaru
Komentar Terbaru

MITRA
image

ANGKRINGAN NAMBAH TERUS SEMARANG

WELCOME

PARIWISATA
image

GO JATENG GAYENG 2018

INFO REDAKSI
image

Pimred Koran Suara Rakyat

ANDI TRIS SN


Silahkan Hubungi Kami
Kategori
Arsip
Adv
image
PT ANGKASA KARYA ENERGI transporter PERTAMINA industri melayani pemesanan bio solar industri / jasa transporter ke perushaan anda .
HOBY
image

Komunitas Mobil Nyemek X Gang

MITRA
image

LBH LINDU AJI

SAIKI JAM

Bank Jateng Sebagai APEX Bank Tidak Serobot Pasar BPR

image

 

SEMARANG,KSR.COM_Bank Jateng menepis anggapan bahwa mereka telah menyerobot pangsa pasar bisnis BPR. Pasalnya, Bank Jateng posisinya sebagai Apex BPR, yang notabene adalah bank pelindung BPR.

Saat ini Bank Indonesia (BI) masih menunggu implementasi dari kesepakatan yang dicapai antara Perhimpunan Bank Perkreditan Rakyat Indonesia (Perbarindo) dengan Bank Jateng, mengenai penyaluran kredit mikro melalui skema linkage dan batasan wilayah pangsa pasar mereka.

Hal tersebut disampaikan Kepala Bank Indonesia Perwakilan Jateng-DIY, Joni Swastanto kepada wartawan di ruang kerjanya, baru-baru ini.

Menurutnya, kesepakatan itu, dilakukan pada akhir 2012, sehingga belum terlihat dampaknya pada awal tahun ini.

Dia mengatakan bahwa BI berharap kesepakatan itu dijalankan sehingga hasilnya bisa terlihat pada tahun ini. Hasil dari kesepakatan tersebut, lanjut Joni, akan menjadi pertimbangan bagi pihaknya dalam membuat kebijakan.

Secara rinci dia memaparkan, persaingan yang ketat antara BPR dan Bank Jateng menyebabkan pertumbuhan bank komunitas di wilayah Jateng menjadi terhambat.

“BI sering menerima keluhan dari BPR yang merasa bisnisnya terancam akibat ekspansi Bank Jateng ke wilayah pangsa pasar BPR,” kata Joni.

Atas dasar itu, lanjutnya, bank sentral kemudian memfasilitasi pertemuan antara BPR yang diwakili oleh Perbarindo dan Bank Jateng. Hasilnya, ujar Joni, tercipta kesepakatan bahwa Bank Jateng tidak masuk lebih dalam ke wilayah nasabah BPR.

Namun, sebaliknya BPR akan bekerjasama dengan Bank Jateng dalam penyaluran kredit mikro lewat skema linkage.

Sementara itu, Bank Jateng diperoleh pernyataan bahwa mereka enggan bila dikatakan mengambil bisnis dari BPR di Jateng. Naryanto, Staf Sekretaris Perusahaan Bank Jateng, membantah bahwa pihaknya menyerobot bisnis BPR.

“Bank Jateng adalah Apex dari BPR jadi tidak benar ada serobot-menyerobot bisnis dari BPR,” katanya sebagaimana dikutip dari Bisnis, Senin (18/2).

Berdasarkan data BI Perwakilan Jateng-DIY, diperoleh keterangan bahwa Bank Jateng mencatatkan pertumbuhan kredit 34,5 persen selama 2012, dengan outstanding Rp18,36 triliun.

Angka pertumbuhan kredit Bank Jateng melampaui perbankan nasional yang hanya pertumbuhan kredit sebesar 23 persen, maupun bank umum lainnya di wilayah Jateng dengan pertumbuhan kredit sebesar 24,24 persen. Sementara pada akhir tahun 2012, laju pertumbuhan kredit BPR Jateng hanya 15,73 persen, di bawah kinerja industri BPR nasional yang mencapai 21,25 persen.**ANDI

 

Fri, 8 Mar 2013 @13:03

Copyright © 2019 PCD TECH · All Rights Reserved