RSS Feed
Cek Nama Domain

Cek Nama Domain ?

Artikel Terbaru
Komentar Terbaru

MITRA
image

ANGKRINGAN NAMBAH TERUS SEMARANG

WELCOME

PARIWISATA
image

GO JATENG GAYENG 2018

INFO REDAKSI
image

Pimred Koran Suara Rakyat

ANDI TRIS SN


Silahkan Hubungi Kami
Kategori
Arsip
Adv
image
PT ANGKASA KARYA ENERGI transporter PERTAMINA industri melayani pemesanan bio solar industri / jasa transporter ke perushaan anda .
HOBY
image

Komunitas Mobil Nyemek X Gang

MITRA
image

LBH LINDU AJI

SAIKI JAM

FINANCIAL BANK JATENG MENINGKAT BERKAT KINERJA YANG BAIK

SEMARANG,KSR.COM _ Kinerja Bank Jateng menunjukkan peningkatan yang signifikan sepanjang tahun 2012. Dengan kinerja financial yang meningkat pesat membuat banknya orang Jawa Tengah ini sedikitnya meraih 13 penghargaan dari berbagai lembaga tingkat nasional.

Demikian disampaikan Direktur Utama Bank Jateng, Hariyono, kepada wartawan, Jumat (1/2) di ruang kerjanya. Haryono mengatakan, penyaluran kredit bank milik Pemerintah Daerah (Pemda) Jawa Tengah ini tumbuh 34,51% menjadi Rp18,36 trilliun pada akhir Desember 2012. Laba usaha sebelum pajak meningkat 33,92% atau sebesar Rp755 miliar pada tahun buku 2012.

Selain kredit dan laba secara umum indicator keuangan Bank Jateng menunjukan pula tren positif. Total asset mampu tumbuh 16% menjadi Rp26,66 Trilliun,yang di topang oleh penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) Rp 22,11 trilliun. Produk dana simpanan berupa giro dan tabungan tumbuh masing-masing 32,89% dan 20,15%.

“Peningkatan ini tidak lepas dari kualitas pelayanan yang meningkat dan fitur produk yang semakin berkembang, meskipun suku bunga semakin turun,” kata Haryono di damping jajaran direksi lainnya.

Kinerja lainnya, nampak dari rasio keuangan yang semakin kinclong. Seperti return on equity (ROE) yang mencapai 31,42% menunjukan tingginya imbal hasil bagi para sumber pendapatan asli daerah, setoran dividen Bank Jateng selalu meningkat setiap tahun.

“Penyaluran kredit yang meningkat signifikan telah pula mendorong kenaikan loan to deposit ratio (LDR) dari 70,17% menjadi 82,62%. Ini berarti hampir semua dana yang di himpun telah di salurkan dalam kredit/pembiayaan, supaya perekonomian daerah semakin berkembang,” ungkap Direktur Pemasaran Bank Jateng, Joko Sambodo.

Ia menyatakan, pertumbuhan kredit kepada sektor produktif telah semakin meningkat setiap tahunnya. Tahun lalu pertumbuhan kredit produktif mencapai 34$ yang tersebar ke berbagai sector ekonomi seperti; perdagangan, industry, pertanian, dan konstruksi.

Joko Sambodo menjelaskan, walapun mulai menangani usaha skala besar, namun Bank Jateng tetap fokus pada usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di samping potensinya yang besar, segmen ini terbukti pula tahan terhadap goncangan krisis.

Untuk menjangkau para pelaku usaha mikro dan kecil yang banyak berada di desa maka Bank Jateng telah menggandeng sebanyak 221 BPR/BPR syariah di Jawa Tengah.

Maklum saja, sejak beberapa waktu lalu, Bank Jateng telah di tunjuk sebagai bank pengayom (Apex Bank) bagi BPR/BPRS tersebut. “Ini merupakan bagian dari upaya Bank Jateng menjadi regional champion di Jawa Tengah,” tuturnya.

Perluasan Jaringan

Untuk merealisasikan target usaha yang semakin tinggi di tahun ini, Bank Jateng telah menyusun sejumlah rencana besar. Di samping perluasan jaringan kantor baru juga di lakukan transformasi teknologi untuk mendukung pengembangan produk dan layanan yang modern. Tentu saja semua itu butuh investasi dan juga kecukupan modal yang tidak sedikit ujar Direktur Kepatuhan Bank Jateng, Arso Budidono.

Dijelaskannya bahwa rasio kecukupan modal (CAR) saat ini sebesar 14,43% masih di atas ketentuan bank Indonesia 8-14%. Padahal kedepan ekspansi usaha semakin agresif.

“Jika tidak ada penambahan modal, maka CAR tergerus di bawah 14% sehingga berisiko untuk pengembangan bisnisnya,” tuturnya.

Kesulitan itu, ternyata di respon para pemda selaku pemegang saham, pada RUPS-LB tanggal 15 Januari lalu. Pemegang saham telah menyutujui peningkatan modal dasar menjadi Rp3 trilliun.

Hal itu merupakan bukti komitmen dan kepercayaan pemegang saham untuk semakin mengembangkan Bank Jateng ini. Kinerja yang meningkat pesat, dan hasil setoran deviden yang menguntungkan, rupayanya telah mendorong Pemda se-Jateng untuk memenuhi setoran modal tersebut paling lambat 2017.

Kemajuan bank jateng terasa semakin lengkap dengan diraihnya berbagai penghargaan,sepanjang tahun 2012-2013 ini saja, Bank Jateng meraih tidak kurang dari 13 penghargaan bergengsi dari berbagai lembaga tingkat nasional.

“Kepercayaan dan pengakuan ini menjadi modal kami untuk terus melakukan pengelolaan perusahaan yang baik (good corporate governance) sehingga tercipta pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan,” tegas Hariyono yang terpilih CEO BUMD if The Year 2012 dari majalah business review akhir Januari 2013 lalu. **ANDY/source

Penghargaan Bank Jateng 2012-2013

*Platinum Trophy Award dari majalah infobank

*The Best Banking & Service Excelent Of The Year dari international archievment foundation (IAF), Jakarta

*Tax Award 2012 dari Ditjen Pajak Wilayah Jateng I

*Indonesia Enterprise Risk Management Award 2012 dari majalah business review

*Peringkat 1 annual report award dari kementrian keuangan, kementiran BUMN, Bank Indonesia, Dirjen Pajak, Bapepam-LK,IAI dan Pefindo

*The Best Bank 2012 pada anugrah perbankan Indonesia 2012 dari Perbanas Institute

*Trusted Company dari the Indonesia Institute For Corporate Governance (IIGC) dan majalah SWA.

*The Best Loyality Index katogori BPD dari Markplus dan majalan infobank

*The Best Bank on Marketing and Costomer Satisfaction pada BUMD & CEO BUMD Award 2012

*BUMD Of The Year pada BUMD & Ceo BUMD Award 2012

Tue, 19 Feb 2013 @04:15

Copyright © 2019 PCD TECH · All Rights Reserved