RSS Feed
Cek Nama Domain

Cek Nama Domain ?

Artikel Terbaru
Komentar Terbaru

WELCOME

PARIWISATA
image

GO JATENG 2013

INFO REDAKSI
image

Pimred Koran Suara Rakyat

ANDI TRIS SN


Silahkan Hubungi Kami
Kategori
Arsip
MITRA
image

LBH LINDU AJI

SAIKI JAM

HOBBY

SINGOTORO JEEP CLUB

RSUD KELET Donorejo Menjadi RS. dr. REHATTA Tanpa Diketahui Gubernur Jawa Tengah

image

Jepara,KSR.COM-     Rumah sakit Kelet Kabupaten Jepara terletak kurang lebih 30KM dari kota jepara ini, dan didirikan oleh pemerintah hindia Belanda pada tahun 1915 pada awal pendiriannya pemerintah belanda berjanji dengan masyarakat kelet mendapat pelayanan gratis. Setelah kemerdekaan beralih fungsi menjadi Rumah sakit Kusta, sekitar tahun 2000 beralih fungsi Rumah sakit Provinsi Jawa Tengah.

Mengukir tabir sejarah    

Rumah sakit Kelet dibangun pada tahun 1911, dan mulai resmi oprasionalnya pada tahun 1915, rumah sakit kelet adalah rumah sakit umum yang dikelola oleh Zending dengan Direktur dr. H. Bervoets dibantu dr. Durachim.

Lokasi rumah sakit kusta kelet berada di desa kelet Kecamatan Keling Kabupaten Jepara, diatas lahan seluas 258.600m2. Pada tahun 1950 an karena pihak Zending tidak bisa membiayai operasional rumah sakit kelet , rumah sakit donorejo maka pengelola kedua rumah sakit tersebut diserahkan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Pada tahun 1950 yang menjadi pimpinan adalah dr. Aminuddin dan 1957 didirikan kampong rehapbilitasi untuk menandakan bahwa penderita kusta yang sudah sembuh masih dapat mencari nafkah sendiri. Maka rumah sakit kelet disebut kampong sumber telu sebelah barat donorejo 1950 Zt. Maria Klassen pindah ke California dan kepengurusan rumah sakir donorejo diserahkan kepada Bapak Jochanan Kartoatmojo pension. Kepengurusan rumah sakit kusta dipegang oleh Prasetiyo atau putra Jochanan Kartiatmojo.

Sampai tahun 1976 meninggal dunia musibah akibat kecelakaan. Kemudian pada tahun 1970 rumah sakit Kelet donorejo dibawah inspeksi kesehatan Provinsi Jawa Tengah yang dipimpin oleh dr. Daniel Nugroho. Dan tahun 1976 sebagai perwakilan kelet adalah dr. Ingga Wijayati sampai tahun 1978. Sejak tahun 1978 sampai dengan 1998 tidak ada dokter     yang mengelola secara fulltime di rumah sakit kelet donorejo sehingga fungsi rumah sakit kurang dapat dilaksanakan secara berdaya guna. Pada tahun 2000 dilakukan penataan fungsi secara bertahap oleh dr. Widyo Kunto,M.Kes.MRS, maka rumah sakit kelet sekarang ini tahun 2013 berubah menjadi RS. dr. Rehatta.

dr. Kunto panggilan akrapnya dikalangan wartawan atau LSM siapa yang tidak kenal , dia adalah Direktur Rumah Sakit Kelet dengan sosok penampilannya yang energik,dan selalu fresh, serta Low Profil. Ada apa dr. kunto dalam kiprahnya dirumah sakit kelet donorejo menjabat sampai 13 tahun lamanya hingga sekarang ini?

Menurut kabar yang masih simpang-siur dikalangan elemen masyarakat.

dr. Kunto mau dipindah ternyata belum pasti, namun kenyataannya masih betah sebagai Direktur Rumah Sakit Kelet Donorejo. dr. Kunto senantiasa berusaha untuk selalu dapat memberikan pelayanan yang sebaik-baiknya pada masyarakat disekitar kelet melalui inovasi dengan harapan agar para pemakai jasa rumah sakit Kelet akan mendapat pelayanan jasa yang lebih cepat.

Pelayanan dan Fasilitas

Rumah sakit Kelet Donorejo dalam melayani berbagai sarana fasilitas yang dibutuhkan pada pasien, seperti UGD , Unit Bedah Umum, Klinik Specialis Penyakit Dalam, Penyakit Anak, Kebidanan, penyakit Kandungan juga Jantung dan Pembuluh darah telah disediakan alat yang canggih secara medis Rumah sakit kelet’ tambahnya.

Dan rumah sakit kelet donorejo sekarang menjadi rumah sakit yang sangat istimewa diwilayah Kabupaten Jepara. Rumah sakit donorejo juga sebagai Leprocy canter dengan

Vocational Therapy dengan bingkai pengembangan konsep kawasan wisata Bangsri Keling atau disingkat Bangkliling. Pada tahun 2013 ini dr. Kunto pihak-pihaknya selalu melakukan akselerasi fungsi sebagai pusat pengembangan Completary and Alternative Medicine di Indonesia dengan mengoptimalkan sumber daya dengan The Kelet Why 137 sebagai budaya organisasi kelet Hotel sebagai banding stetrategi dengan sebutan Hotel and Hospital OutBond Tourism Opewening Leary ini adalah pelayanan dengan panduan karakter , Eko Wisata guna melestarikan Pustaka keunggulan sebuah Simponi. Namun sangat disayangkan sekali rumah sakit keling kelet yang berdiri sejak jaman belanda tidak dilestarikan telah berubah menjadi RS. dr. REHATTA. Padahal orang yang mempunyai penyakit kusta masih banyak disekililing kita seperti yang berkegiatan mengemis dikota-kota besar terutama di semarang, purwodadi,solo Jawa Tengah. Apakah sekarang menjadi RS. dr. REHATTA tersebut sudah legal ?

Ketika kami konfirmasi pada Gubernur Jawa Tengah H. Bibit Waluyo lewat sms mengenai rumah sakit “RS. dr. REHATTA” mengatakan saya kurang paham tentang hal Rumah sakit RS. dr. REHATTA tersebut..? Sebelumnya rumah sakit kusta dengan berdiirinya rumah sakit umum dr. REHATTA ada dugaan dibuat ajang Bisnis melalui proyek .(tim)

 

 

 

Mon, 25 Feb 2013 @00:41

Copyright © 2017 PCD TECH · All Rights Reserved