RSS Feed
Cek Nama Domain

Cek Nama Domain ?

Artikel Terbaru
Komentar Terbaru

MITRA
image

ANGKRINGAN NAMBAH TERUS SEMARANG

WELCOME

MITRA
image

Angkringan Nambah Terus 

Jl. Gajah Raya No.128c Semarang

PARIWISATA
image

GO JATENG GAYENG 2018

INFO REDAKSI
image

Pimred Koran Suara Rakyat

ANDI TRIS SN


Silahkan Hubungi Kami
Kategori
Arsip
MITRA
image

LBH LINDU AJI 

HOBY
image

Komunitas Mobil HBC

SAIKI JAM

Apakah Bupati Garut Aceng Fikri Mengidap Kelainan Seks?

image

JAKARTA, KSR.COM - Ada apa dengan manajemen seksual Bupati Garut Aceng HM Fikri? Itulah pertanyaan di publik saat ini, pasca Aceng menikahi Fany Oktora dan Shinta, gadis asal Karawang. Fany diceraikan setelah 4 hari menikah, sedangkan Shinta diceraikan setelah dua bulan menikah.

''Kesehatan moral Aceng terganggu, khususnya menyangkut manajemen seksualnya sangat buruk. Bisa juga disebut ada kelainan seks. Dia tergolong manusia yang tak tahan mengendalikan nafsu seksnya, kemudian mencari pelampiasan dengan cover Agama atau membuat dalih nikah siri agar tidak melanggar Agama,'' kata psikiater Prof Dr Dadang Hawari.

Dadang mengemukakan, pernyataan Aceng di TV dia menikahi Fany karena ada hambatan psikologis untuk berhubungan dengan isteri pertamanya, mestinya dia konsultasi dengan psikiater atau psikolog untuk mengatasi hambatan psikologis itu. Bukan diselesaikan sendiri dengan mengawini wanita lalu dicerai dalam waktu singkat melalui SMS.

Secara terpisah, ayah Shinta, Bambang Koosbayono juga akan melaporkan bupati Garut itu ke Bareskrim Mabes Polri. Shinta adalah perempuan yang dinikahi Aceng pada 13 maret 2011 lalu. Namun pada 28 Juni 2011, Aceng menjatuhkan talak atau cerai kepada Shinta.
MENIPU
Tak hanya soal urusan perempuan, Aceng juga diduga terlibat kasus penipuan terhadap calon wakil bupati Asep Rahmat Kurnia. Kepada pers Asep bersyukur akhirnya Polda Jawa Barat akan memanggil Aceng ke Mapolda Jawa Barat, Jumat (7/12).

“Saya mendapat konfirmasi dari pihak Polda Jabar bahwa Aceng dipanggil oleh Polda, berkaitan dengan pemeriksaan atas laporan yang saya buat. Dan saya diminta hadir ke Polda Jabar pada hari Jumat,” kata Asep Rahmat Kurnia.

Ia menjelaskan, dalam laporannya di SPKT yakni Nomor LPB/381/V/2012/Jabar dengan terlapor Aceng Fikri dan Chep Maher, Asep menyebutkan telah menyetor uang sebesar 25 ribu US Dolar Amerika atau setara dengan Rp250 juta ke Bupati Garut sebagai jaminan pendaftaran.

“Tapi, sehari sebelum pemilihan calon wakil bupati, staf khusus Bupati meminta kenaikan menjadi Rp1,4 miliar untuk jaminan pendaftaran dua nama calon wakil bupati Garut yang akan menggantikan Diky Chandra,” katanya.

ISLAH

Sementara itu, perdamaian (Islah) antara Bupati Garut Aceng dengan mantan isterinya Fany Oktora nampaknya tidak akan mempengaruhi proses politik di DPRD setempat untuk menentukan nasib sang bupati.

“Soal islah antara Aceng dan Fany merupakan urusan kekeluargaan. Islah tidak akan mempengaruhi proses politik di DPRD Kabupaten Garut terkait dengan dugaan Bupati telah melakukan pelanggaran etika dan Per-UU,” kata Ridwan Staf Umum DPRD Garut kepada Terbit, Kamis pagi.

Ridwan mengatakan Rapat itu pansus untuk menentukan nasib Aceng tetap bergulir di DPRD Garut. Insyaalah 19 Desember nanti sudah ada putusan dewan menyangkut nasib jabatan Aceng,” Tuturnya.(By)

Thu, 6 Dec 2012 @13:51

Copyright © 2020 PCD TECH · All Rights Reserved