RSS Feed
Cek Nama Domain

Cek Nama Domain ?

Artikel Terbaru
Komentar Terbaru

WELCOME

PARIWISATA
image

GO JATENG 2013

INFO REDAKSI
image

Pimred Koran Suara Rakyat

ANDI TRIS SN


Silahkan Hubungi Kami
Kategori
Arsip
MITRA
image

LBH LINDU AJI

SAIKI JAM

HOBBY

SINGOTORO JEEP CLUB

Pemprov Panggil Bupati Kudus dan Plt Walikota Semarang

KSR.COM - Upah Minimum 2013 Kota Semarang dan Kabupaten Kudus, gagal disepakati oleh dewan pengupahan provinsi, Pemprov Jateng mengundang Bupati Kudus dan Wali Kota Semarang  guna menyelesaikan permasalahan seputar usulan UMK.

Pelaksana Tugas Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi dan Bupati Kudus Mustofa melakukan pertemuan tertutup dengan Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Hadi Prabowo di kantor gubernur di Jalan Pahlawan Semarang, Jumat (9/11).

Plt Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi usai pertemuan mengatakan undangan dari pemerintah provinsi tersebut berkaitan dengan mekanisme pengusulan upah 2013.

“Proses sudah kami sampaikan dan sudah disepakati satu angka Rp1.209.100,” katanya.

Jumlah tersebut, lanjut dia, telah mencapai sekitar 98,37 persen dari angka survei kebutuhan hidup layak kota ini.

Meski demikian, kata dia, Asosiasi Pengusaha Indonesia cabang Kota Semarang meminta waktu untuk mengambil sikap atas usulan tersebut.

Usulan Apindo sendiri, menurut dia, berada di bawah angka tersebut, yakni Rp1.158.000.

Sementara itu, Bupati Kudus Mustofa juga menyatakan usulan upah minimum wilayahnya yang telah diusulkan juga hanya satu angka, yakni Rp 990.000.

“Usulan tersebut, telah disepakati oleh pengusaha dan buruh. Dengan demikian, sudah tidak ada lagi permasalahan dalam masalah pembahasan upah,” ujarnya.

Terpisah, Gubernur Bibit Waluyo menyambut baik terselesaikannya pembahasan upah dua daerah yang belum tersepakati itu. “Sudah tidak ada lagi permasalahan dalam menentukan upah minimum tahun depan,” ujarnya.

Kawal UMK

Ratusan buruh yang tergabung dalam Aliansi Gerakan Buruh Berjuang (Gerbang) Jateng, SPN melakukan aksi di depan Kantor Gubernur Jalan Pahlawan. Mereka mengawal penetapan UMK yang akan diumumkan tanggal 14 November, yaitu sesuai usulan Plt Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi sebesar Rp 1,2 juta.

Mereka melakukan orasi dan membentangkan spanduk, poster bertuliskan tuntutan buruh, mereka juga berjalan mengelilingi tiang bendera di depan kantor Gubernur beberapa kali seperti ritual saat haji yaitu ‘tawaf’ seraya membaca sholawat.

Koordinator Lapangan Gerbang Jateng, Prabowo mengatakan aksi kali ini menuntut dan menolak segala upaya pengembalian usulan UMK Walikota Semarang oleh Dewan Pengupahan Provinsi Jawa Tengah maupun Gubernur.

“Kami menuntut konsistensi pernyataan Gubernur bahwa akan menetapkan UMK berdasarkan usulan bupati/walikota. Aksi ini akan terus berlanjut sampai usulan UMK diterima dan disepakati yaitu pada 14 November dengan massa yang lebih banyak 7.000 orang dan pada 19 November dengan jumlah 10.000 orang,” ujarnya. (des/mel)

Sat, 10 Nov 2012 @20:08

Copyright © 2017 PCD TECH · All Rights Reserved