RSS Feed
Cek Nama Domain

Cek Nama Domain ?

Artikel Terbaru
Komentar Terbaru

MITRA
image

ANGKRINGAN NAMBAH TERUS SEMARANG

WELCOME

MITRA
image

Angkringan Nambah Terus 

Jl. Gajah Raya No.128c Semarang

PARIWISATA
image

GO JATENG GAYENG 2018

INFO REDAKSI
image

Pimred Koran Suara Rakyat

ANDI TRIS SN


Silahkan Hubungi Kami
Kategori
Arsip
MITRA
image

LBH LINDU AJI 

HOBY
image

Komunitas Mobil HBC

SAIKI JAM

Dugaan Kasus GLA , Rina Semakin Didesak

image

KARANGANYAR –KSR.COM   - Sebanyak 24 saksi diperiksa terkait kasus dugaan korupsi perumahan bersubsidi Griya Lawu Asri (GLA) yang menyeret Bupati Rina Iriani. Kasus yang merugikan negara Rp 21 miliar ini akan dipercepat proses penyelidikannya.

Sejumlah saksi yang telah diperiksa mulai diarahkan penyidik dari Kejati Jateng untuk mengetahui aliran dana GLA apakah mengarah ke Bupati Rina atau tidak. Bahkan beberapa saksi dengan gamblang menyebut aliran dana itu diketahui Bupati Rina.

Bambang Hermawan, salah satu politikus yang diperiksa tim penyidik Jumat (2/11) mengatakan, sejumlah dana dari Kementrian Perumahan Rakyat (Kemenpera) itu memang mengalir ke Rina Centre yang dibentuk untuk memenangkan Rina dalam Pemilukada 2008 lalu. "Rina Centre itu dibentuk oleh Bupati Rina untuk memenangkan pemilukada lalu," paparnya.

Menurut Bambang, selaku ketua Rina Centre, dirinya awalnya tidak tahu kalau dana operasional berasal dari GLA tersebut. Dirinya baru tahu justru dari saksi lain yang memberi keterangan pada penyidik. "Saat dimintai keterangan, saya mendengar saksi lain yang kebetulan satu ruangan yang mengatakan Bupati Rina mengetahui aliran dana GLA tersebut," jelasnya.

Sementara, Kajari Karanganyar Agus Winoto mengatakan, proses penyelidikan kasus ini memang sudah mengarah pada satu nama. Hanya saja dia belum bersedia membuka nama tersebut. "Kan kalian sudah tahu bahwa penyelidikan ini untuk mengusut dugaan keterlibatan pejabat itu. Yang jelas, tidak lama lagi akan bermuara pada seseorang," tambahnya.

Agus menjelaskan, penyelidikan kasus ini nantinya akan dilanjutkan prosesnya di Kejati Jateng. Termasuk kemungkinan pemanggilan Bupati Rina, mungkin juga dilakukan di Semarang. "Yang jelas ada dua saksi baru yang akan dipanggil yakni Sundoro (Kepala Dinas Koperasi) dan Ardiansah (mantan ajudan Rina)," tegasnya.(MEL)

 

Fri, 2 Nov 2012 @15:27

Copyright © 2020 PCD TECH · All Rights Reserved