Warga Lemah Ireng Terancam Teror

image

Bawen,KSR.COM -   Warga yang terkena proyek pembangunan jalan Tol Semarang – Solo sesi II Ungaran Bawen dari desa Lemah Ireng, Kec. Bawen Kab. Semarang yang menolak konsinyasi kembali mendapatkan ancaman teror oknum pamong desa atau organisasi masa.

Dikatakan ketua RW 3 desa lemah ireng . Kusman Sutiyono mengatakan bahwa ancaman teror tersebut salah satunya mendesak agar warga menyerahkan tanahnya untuk pembangunan jalan Tol tersebut. Permintaan oknum disertai macam ancaman. Salah satunya warga tidak bersedia menyerahkan tanah atau lahan tersebut.

 Untuk itu warga yang terkena proyek yang masih tersisa segera mengambil pembayaran ganti rugi untuk jalan Tol. Sudah dijelaskan beberapa waktu yang lalu pihaknya dua kali didatangi oknum desa dengan inisial KS dan SL. Hal yang serupa juga dialami semua ketua RW walaupun mendapat teror dari oknum yang tidak bertanggung jawab ini, namun dirinya sesama warga tidak akan pengaruh sedikit pun dengan tekanan tersebut. Ia tetap pada sikapnya , akan tetapi mau menuntut pemerintah diminta bersedia memperlihatkan penilaian tim appraisal independen, yang telah ditunjuk sebelumnya.

Ada pun selain aparat pamong desa , ada pula sejumlah kelompok orang yang dibelakangnya ada oknum organisasi masyarakat yang mendatangi warga. Eronisnya oknum tersebut hendak ditanya identitasnya mereka tidak mau menyebutkan dirinya, ‘kata Kusman.  (TI)

 

Fri, 2 Nov 2012 @15:03