RSS Feed
Cek Nama Domain

Cek Nama Domain ?

Artikel Terbaru
Komentar Terbaru

MITRA
image

ANGKRINGAN NAMBAH TERUS SEMARANG

WELCOME

PARIWISATA
image

GO JATENG GAYENG 2018

INFO REDAKSI
image

Pimred Koran Suara Rakyat

ANDI TRIS SN


Silahkan Hubungi Kami
Kategori
Arsip
Adv
image
PT ANGKASA KARYA ENERGI transporter PERTAMINA industri melayani pemesanan bio solar industri / jasa transporter ke perushaan anda .
HOBY
image

Komunitas Mobil Nyemek X Gang

MITRA
image

LBH LINDU AJI

SAIKI JAM

BPBD Jateng Berhasil Meraih Stan Juara II

image

Ajang Pertemuan Menteri se-Asia

YOGYAKARTA, KSR.COM - Keseriusan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jateng mengikuti pameran di Royal Ambarrukmo, Yogyakarta, 22-25 Oktober 2012, berbuah prestasi, berhasil meraih juara II. Kecuali itu juga dikunjungi sekitar 4.000 orang, baik dari dalam maupun luar negeri.

Pada acara tingkat internasional yang diselenggarakan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) lewat pertemuan menteri se-Asia untuk masalah kebencanaan atau The 5th Asian Ministerial Conference on Disarter Risk Reduction (AMCDRR) itu, BPBD Jateng mampu menunjukkan prestasi dan eksistensinya.

Kegiatan yang dibuka Presiden SBY dan ditutup Kepala BNPB, Dr Syamsul Maarif MSi itu, diumumkan stan yang berhasil meraih prestasi juara. Untuk juara I Rekompak Kementerian PU, juara II BPBD Jateng, selanjutnya NGO-IMDFF, BPBD NTT, Jogja Tanggap Cepat, dan BPBD Maluku Utara.

Di hari pertama stan yang ditampilkan BPBD Jateng sudah menarik perhatian dengan penampilan penerima tamu yang berpakaian adat Jawa. Begitu masuk pengunjung bisa menyaksikan miniatur stupa Candi Borobudur dan maskot pariwisata Jateng berupa replika burung kepodang pakai blangkon. Juga dibagikan brosur-brosur serta pamflet mengenai potensi wisata di kota/kabupaten.

Hal ini sebagai bentuk dukungan terhadap visit Jateng 2013.

Pengunjung juga diberi kesempatan mengakses website BPBD Jateng yang pada 2012 dinyatakan terbaik se Indonesia. Disediakan tiga buah komputer bagi mereka dan setelah itu dipersilakan memilih suvenir yang disediakan. Panitia menyediakan 300 kaus dan mug, serta 100 flashdisk.

Ditampilkan pula tiga poster tentang foto kejadian bencana di Jateng dalam kurun waktu 2008-Oktober 2012. Prestasi terbaik BPBD tahun 2012 juga ditunjukkan lewat pemajangan trofi juara II bidang tanggap darurat, juara dua rehabilitasi, dan rekonstruksi pascabencana.

Lewat TV plasma 32 inci juga ditayangan video banjir lahar dingin di wilayah Kabupaten Magelang, dan banjir di daerah Pati. Ada pula tayangan mengenai upaya Gubernur Jateng Bibit Waluyo dalam penanganan prabencana, pascabencana, pra dan pasca erupsi Merapi.

Pengurangan Risiko

Pameran yang dimaksudkan untuk menampilkan langkah konkret dan komitmen BPBD dalam penanggulangan bencana itu juga dilengkapi display foto mengenai tindakan pengurangan risiko bencana (PRB). Di antaranya lewat desa tangguh bencana, desa siaga, peta risiko bencana, geladi tsunami, geladi lapang di Semarang, early warning sistem (EWS) atau peringatan dini, jalur evakuasi, rencana kontijensi, tempat pengungsian sementara. Sarana mobilitasi, peralatan, sosialisasi, website, logistik, sumber daya manusia, simulasi tanggap darurat.

Untuk masa tanggap darurat ditampilkan foto-foto seputar gempa tektonik di Klaten, erupsi Merapi, lahar dingin, gas beracun di Dieng, tanah longsor di Karanganyar, banjir di Pati, dan Posko Aju di Magelang. Adapun tahapan rehabilitasi dan rekonstruksi mengenai revitalisasi Pasar Selo, Boyolali.

Rehabilitasi jalan dan jembatan, pemberian bantuan hewan ternak, revitalisasi salak. Relokasi di Magelang, Temanggung, Banjarnegara, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat berupa bantuan peralatan.

”Saya terima kasih ke BNPB dan semua yang terlibat dalam kegiatan itu, sehingga BPBD Jateng mampu menunjukkan prestasi dan eksistensinya di tingkat internasional. Bahkan Presiden SBY mencoba teleconference lewat mobil komunikasi lapangan termodern milik kita,” ungkap Kepala Pelaksana BPBD Jateng, Sarwa Pramana, semalam.

Dikatakan, di depan stan sengaja diberi tulisan living harmony with disarter (hidup harmonis dengan bencana). Hal ini dimaksudkan agar menyadarkan masyarakat bahwa sebenarnya mereka bisa hidup serasi berdampingan dengan bencana, asal konsisten, tanggap, dan siaga terhadap risiko yang muncul, serta senantiasa melakukan perbuatan yang berdampak pada pengurangan risiko bencana. Pemerintah telah menyediakan sarana dan prasarana, misalnya penampungan pengungsi, jalur evakuasi, sitem peringatan dini, dan lainnya. ”Kami juga memfasitasi pembentukan desa siaga dan tangguh bencana, menjalin komunikasi dengan komunitas relawan, serta geladi lapang,” ungkapnya.(An)

 

Mon, 29 Oct 2012 @16:59

Copyright © 2019 PCD TECH · All Rights Reserved