RSS Feed
Cek Nama Domain

Cek Nama Domain ?

Artikel Terbaru
Komentar Terbaru

WELCOME

PARIWISATA
image

GO JATENG 2013

INFO REDAKSI
image

Pimred Koran Suara Rakyat

ANDI TRIS SN


Silahkan Hubungi Kami
Kategori
Arsip
SAIKI JAM

HOBBY

SINGOTORO JEEP CLUB

Hati-hati Minum Air Mineral merk AQUA, Bisa Mules-Mules Sakit Perut

image

KSR.COM - Pada perkembangan jaman yang sangat pesat seperti saat sekarang ini, masyarakat lebih banyak memilih nilai praktis, ekonomis, dan instant dari suatu produk dalam memenuhi kebutuhan hidup. Hal semacam ini dapat dianggap sangat efisian dan menguntungkan untuk masyarakat karena dianggap tidak banyak menyita waktu dan tenaga, terlebih lagi untuk para pekerja dan wanita karir.

Dengan kemudahan yang diperoleh sebaiknya kita lebih hati-hati dan waspada terhadap produk yang akan kita beli dengan cara melihat kemasan atau bahkan isi dari dalam kemasan tersebut. Karena apabila kita tidak memperhatikan hal-hal tersebut maka kita akan mendapatkan dampak yang fatal dari produk tersebut.

Banyak orang mengatakan kalau memilih produk harus dengan kemasan yang bagus, serta jeli dengan bahan, tanggal kadaularsa, dan lain sebagainya termasuk dengan produsen produknya harus dengan merk produk terkenal dan dianggap bagus dipasaran, apalagi sudah terkenal bagusnya dari sabang sampai merauke terlebih lagi sampai luar negeri.

Semua itu tidak bisa menjamin kualitas, karena terkadang ada pedagang nakal atau bahkan produsenya sendiri pun juga bisa menjadi dalang dari semua itu, karena mereka tidak mau rugi dan tidak mau kalah saing dengan produk-produk lain dipasaran.

MN dan keluarga adalah pelanggan setia air minum kemasan merk AQUA mengatakan kami terakhir membeli satu kardus minuman gelas ukuran 240 ml merk AQUA pada bulan juni 2012 sebuah swalayan 24 jam di kota Semarang. Label dalam kemasan kardus dan gelas air minum itu masa kadaularsanya masih lama. Setelah dibuka Bunga (nama samaran) anak MN meminum air AQUA tersebut, tidak lama kemudian Bunga muntah-muntah, dan sampai dirawat di Rumah Sakit. Keluarga kemudian mencari tahu penyebab Bunga muntah-muntah dengan cara mencicipi semua makanan dan minuman yang dikonsumsi Bunga saat itu. Ternyata penyebab Bunga muntah-muntah adalah air AQUA, kemudian keluarga yang ada di rumah disuruh mencicipi air AQUA dalam gelas yang berbeda, tak lama setelah dicicipi ada cibiran yang mulai keluar, seperti rasa airnya pahit, ada juga yang mengatakan airnya anyir dan gatal dilidah.

Setelah diperiksa, air minum yang kemasanya masih utuh ditemukan gumpalan yang berbentuk gel warnanya transparan dan ada bintik-bintik seperti jamur (Barang bukti masih tersimpan sampai sekarang).

Setelah Bunga sembuh MN minta tolong kepada wartawan untuk menemaninya mengajukan keluhanya kepada pihak AQUA. Konfirmasi pertama dilakukan di distributor Pundak Payung, karena wilayah ini dekat dengan tempat tinggal MN. Pihak didtributor tidak dapat memberikan penjelasan sehingga MN dianjurkan untuk konfirmasi dipusat yaitu pabrik yang ada di Klaten untuk wilayah Jawa Tengah. Pihak Klaten mengutus pegawai labolaturium AQUA yang bernama Adit dan didampingi seorang wanita. Adit dan temanya mengakui benar 100% AQUA gelas itu adalah benar-benar produk yang dikeluarkan oleh perusahaanya, tapi mereka tidak berani menindaklanjuti permasalahan tersebut, karena mereka harus laporan dulu keatasan. Kemudian Joko pimpinan AQUA  mengajak uji labolaturium, sampel dibawa ke sebuah labolaturium yang ada di jl. Kaligawe, Semarang, pihak labolaturium tidak mau menerima sampel dikarenakan sampel kurang dari satu liter.

Hari berikutnya Joko datang menemui korban, korban yang minta pertanggung jawaban atas kelalaian suatu produknya yang sampai mengakibatkan anak MN dirawat di RS. “Joko hanya mengatakan tidak mau bertangung jawab atas kejadian tersebut. Dengan percaya diri Joko mengatakan kepada wartawan supaya menyampaikan hal tersebut kepada MN bahwa pihaknya hanya akan mengganti biaya pengobatan Bunga dengan AQUA gelas 240 ml sebanyak 3 kardus,” ujar wartawan.

Korban tidak mau menerima karena tidak sesuai dengan apa yang sudah dikeluarkan dan dialami oleh keluarga MN. “Mentang-mentang kami rakyat kecil, sehingga nyawa anak saya hanya diganti dengan AQUA gelas 3 kardus, coba kalau Bunga keluarga mereka apa mereka mau nyawa anaknya diganti AQUA 3 kardus?” kata MN.

Saat ditolak oleh MN, Joko malah marah-marah dan meminta wartawan (yang membawa air minun AQUA yang ada gelnya) untuk segera menyerahkan barang bukti itu kepadanya. Wartawan menolak memberikan bukti kepada Joko, akan tetapi Joko masih tetap ngotot meminta wartawan untuk segera menghancurkan bukti tersebut dan meminta agar berita itu tidak disebarluaskan kepada masyarakat. (Masalah ini sudah berjalan dua bulan (Juli 2012), tapi sampai saat ini masalah ini belum terselesaikan dari pihak AQUA maupun korban). (TIM)

Sat, 22 Sep 2012 @14:50

Copyright © 2014 PCD TECH · All Rights Reserved